Inspired: The Most Beautiful Sound - Heristh.com
Headlines News :
Home » , , » Inspired: The Most Beautiful Sound

Inspired: The Most Beautiful Sound

Written By Admin on Rabu, 06 Juni 2012 | 20.23

Heristh.com - Inspired: The Most Beautiful Sound Telah Update Kembali. Untuk Anda Yang sedang Mencari Inspired: The Most Beautiful Sound, Mungkin Inspired: The Most Beautiful Sound sangat bermanfaat Buat Anda. Silahkan Dilihat Info Inspired: The Most Beautiful Sound di bawah Ini untuk lebih Lengkapnya.



Seorang tua yang tidak berpendidikan berniat mengunjungi suatu kota besar
untuk pertama kali dalam hidupnya. Dia dibesarkan disebuah dusun
terpencil, bekerja keras membesarkan anak-anaknya dan sekarang menikmati
kunjungan pertamanya ke rumah anaknya yang modern.
Suatu hari, sewaktu berjalan-jalan seputar kota, si orang tua mendengar
suara yang menyakitkan telinga. Belum pernah dia mendengar suara yang
begitu tidak enak didengar di dusunnya yang sepi dan dia bersikeras
mencari sumber bunyi tersebut. Mengikuti arah suara yang menggangu itu ke
sumbernya, dia melihat sebuah ruangan di dalam sebuah rumah, di mana
terdapat seorang anak kecil sedang belajar bermain biola.
“Ngiiiik! Ngoook!” berasal dari nada sumbang biola tersebut.
Saat dia mengetahui dari putranya bahwa itulah yang dinamakan “biola”, dia
berpikir bahwa dia tidak akan pernah mau mendengar suara yang mengerikan
tersebut lagi.
Hari berikutnya, di bagian lain kota tersebut, si orang tua ini kembali
mendengar sebuah suara yang mendayu-dayu membelai-belai telinga tuanya.
Dia tidak pernah mendengar melodi yang begitu indah di dusunnya, diapun
mencoba mencari sumber suara tersebut. Sampai ke sumbernya, dia melihat
sebuah ruangan depan sebuah rumah, di mana seorang wanita tua, seorang
maestro, sedang memainkan sonata dengan biolanya.
Seketika, si orang tua ini menyadari kesalahannya. Suara tidak mengenakkan
telinga yang didengarnya dulu bukanlah merupakan kesalahan dari sang
biola, bukan pula salah sang anak. Itu hanyalah proses belajar seorang
anak untuk bisa memainkan biolanya dengan baik.
Dari pemikirannya yang sederhana muncullah sebuah kebijaksanaan, si orang
tua mulai berpikir demikian pula halnya dengan agama. Sewaktu menemukan
seseorang religius yang “bersemangat” (baca: fanatik) terhadap
kepercayaannya, tidaklah benar untuk menyalahkan agamanya. Itu hanyalah
proses belajar sang pemula untuk bisa “memainkan” agamanya dengan baik.
Sewaktu kita bertemu dengan seorang suci, seorang maestro agamanya,
merupakan sebuah penemuan indah yang memberi inspirasi kepada kita untuk
bertahun-tahun, apapun agama mereka.
Namun ini bukanlah akhir dari cerita.
Hari ketiga, di bagian lain dari kota tersebut, si orang tua mendengar
sebuah suara lain yang bahkan melebihi keindahan dan kejernihan suara sang
maestro biola. Menurut anda, suara apakah itu?
Melebihi indahnya suara aliran air pegunungan, melebihi indahnya suara
angin di musim gugur di sebuah hutan, melebihi suara burung-burung
pegunungan yang bernyanyi setelah hujan lebat. Bahkan melebihi keindahan
keheningan pegunungan yang damai di musim salju pada malam hari. Suara
apakah yang telah menggerakkan hati si orang tua melebihi apapun itu?
Itulah suara sebuah orkestra besar yang memainkan sebuah simfoni.
Bagi si orang tua, alasan mengapa itulah suara terindah di dunia adalah,
pertama, seluruh anggota orkestra merupakan maestro alat musiknya
masing-masing; dan kedua, mereka telah belajar lebih jauh lagi untuk bisa
bermain bersama-sama dalam harmoni.
“Mungkin ini sama dengan agama,” si orang tua berpikir. “Marilah kita
semua belajar dari pelajaran-pelajaran kehidupan dalam inti kesejukkan
kepercayaan kita masing-masing. Marilah kita semua menjadi maestro dalam
cinta kasih di dalam agama masing-masing. Lalu, setelah mempelajari agama
kita dengan baik, lebih jauh lagi, mari kita belajar untuk bermain seperti
halnya anggota sebuah orkestra, bersama-sama dengan agama lain, dalam
sebuah harmoni!”
Itulah suara yang paling indah. Soo,, mari kita bersama2 mempelajari suara indah agama kita masing2.. supaya jangan saling menjelek2 kan agama saudara2 lainnya.. salam manis ^_^

Terima kasih telah membaca Berita Tentang Inspired: The Most Beautiful Sound . Jika Anda ingin Copy Atau Ambil Artikel ini, Harap cantumkan Link Inspired: The Most Beautiful Sound sebagai sumbernya. Tks..
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : HERISTH | Pasang Iklan Gratis | Chiber Dating
Proudly powered by CHIBER
Copyright © 2012. Heristh.com - All Rights Reserved
Original Design by Chiber Design Donni Sinaga